Pernah ada satu kisah seorang gadis yang membenci dirinya sendiri bahkan semua orang yang disekelilingnya dia benci, kecuali kekasihnya yang selalu setia menemani dan memberikan dorongan semangat untuk hidup. Padahal sebenarnya gadis itu cantik kekurangan yang ada dirinya hanya satu karena kedua matanya tidak bisa melihat. Sehingga dalam keseharian dirinya selalu meratapi hidupnya.
Namun gadis itu sangatlah beruntung memiliki pujaan hati yang cukup sabar mendengar segala keluh kesahnya, bahkan mampu menghibur dan membuatnya tersenyum. Kecintaan pada gadis itu pun dibuktikannya dengan datang melamar gadis tersebut untuk dinikahinya, tetapi sang gadis hanya rela dinikahi bila sudah dapat melihat dengan sempurna.
Doa gadis itu akhirnya terkabul. Ada seseorang yang bersedia mendonorkan matanya. Betapa bahagia dirinya begitu menyaksikan dunia baru yang indah dan penuh warna. Kekasihnya juga ikut bahagia merasakan kegembiraan. Dia segera menagih janji gadis itu.
"Sekarang dirimu sudah bisa melihat dunia, Apakah kamu mau menikah denganku?’ tanya sang kekasihnya.
Gadis itu terguncang disaat melihat kekasihnya ternyata seorang pemuda yang buta juga. Gadis itu kecewa dan menolak untuk menikah dengan pujaan hatinya yang buta.


